prakarya
Kerajinan Tangan dari Pelepah Pisang
Daun pisang biasanya dianggap sebagai sampah oleh sebagaian besar
orang-orang. Usai panen pisang, biasanya para pekebun langsung membakar
daun pisang kering tersebut karena dianggap mengotori kebun. Tapi
tahukah Anda, bahwa limbah daun pisang tersebut dapat diolah menajdi
barang baru? Coba perhatikan gambar di bawah ini.
Gambar diatas adalah kerajinan bunga hias yang dibuat dari daun pelepah pisang kering. Gak nyangka kan kenapa limbah satu ini bisa disulap menjadi kerajinan cantik? Bunga replika tersebut bisa dijadikan pajangan di dalam rumah Anda. Jika banyak yang suka, Anda juga bisa menjualnya. Alhasil, bisa menjadi peluang bisnis juga. Perlu Anda ketahui bahwa kerajinan membuat bunga dari pelepah daun pisang kering ada pada level gampang-gampang susah. Tapi tidak berarti Anda harus memiliki kelebihan dibidang craftart. Yang penting Anda mau belajar tekun, tidak gampang menyerah dan punya waktu luang.
Setelah Anda sudah niat dan menyisihkan sedikit waktu, yang perlu Anda lakukan selanjutnya adalah menyediakan keperluan yang dibutuhkan dalam proses pembuatan kerajinan tangan tersebut. Tenang saja, alat dan bahan yang dibutuhkan tidak sulit ditemukan dan untuk mendapatkannya tidak harus mengeluarkan banyak biaya. Lihat listnya di bawah ini.
Alat
- Gunting
- Penggaris
- Pulpen
- Daun pelepah pisang kering
- Lidi atau kawat
- Kertas kreps hijau
- Straples
- Pylox
- Gambarkan pola segitiga pada daun pisang yang telah di keringkan. Gambar pola dengan menggunakan pulpen. Kemudian gunting daun pisang tersebut mengikuti pola yang telah digambar.
- Lalu ambil pola yang telah digunting dan tusukkan di tengah-tengah pola segitiga tersebut. Dengan begitu, pola tersebut akan berbentuk menjadi kerucut.
- Kemudian, buat pola yang kedua. Caranya, gambarkan pola berbentuk oval pada daun pisang kering. Pola ini akan dijadikan kelopak bunga, jadi buatlah 5 buah pola berbentuk oval untuk 1 kuntum bunga.
- Buatlah daun pisang yang telah dibentuk menjadi pola oval menjadi melengkung. Caranya dengan menggesekkannya menggunakan penggaris.
- Selanjutnya, ambil satu pola yang sudah dibuat kerucut, juga satu pola oval yang sudah melengkung. Straples bagian ujung pola melengkung dengan bagian luar kerucut (yang di balik).
- Kemudian ambil pola melengkung lainnya dan di straples lagi hingga 5 buah. Lalu pylox sesuai warna bunga yang Anda inginkan.
- Setelah itu masukkan dan rangkai pada pot atau vas bunga. Pot atau vas bunga bisa Anda dapatkan dengan memanfaatkan botol air mineral bekas. Isi dengan daun kering dan kerikil lalu pylox juga bagian luarnya.
Komentar
Posting Komentar